Vietnam Unggul, Indonesia Gugur di Kualifikasi Piala Asia U-23

Pertandingan bola U-23 memang berhasil menarik perhatian banyak kalangan dari yang muda sampai yang tua. Seperti yang diketahui bahwa Timnas Indonesia pernah berhasil beberapa kali membawa harum nama Tanah Airnya. Adanya pemain yang memang memiliki potensi yang luar biasa dan kerjasama tim yang bagus ternyata juga menjadi sorotan. Sehingga, kompetisi kemarin antara Indonesia dan Vietnam berhasil menarik perhatian massa.

Belum juga usai pertandingan, ada banyak prediksi yang mengatakan bahwa timnas U-23 kemungkinan akan tersingkirkan dari piala Asia U-23 2020. Hal ini tidak hanya sekedar tebakan dan ramalan saja, melainkan disesuaikan dengan fakta yang dilihat dari kekalahan score 0-1 dari Vietnam. Score sementara ini terjadi saat laga kedua Grup K di stadion My Dinh, Hanoi, beberapa bulan lalu. Bisa dikatakan bahwa kekalahan ini jika terjadi sangatlah menyakitkan bagi pemain U-23 terutama.

Gawang Indonesia kebobolan di masa injury time babak kedua pada menit ke 90 dari gol Trieu Viet Hung. Dengan data yang diperoleh, akhirnya dapat diperkirakan bahwa kekalahan ini membuat Indonesia bisa saja gagal di penampilan Piala Asia tahun depan. Meskipun begitu, Vietnam dan Thailand kemudian akan bersaing untuk mendapatkan status juara Grup K di laga terakhir. Untuk update scor saat ini, Thailand akan bersaing dengan Vietnam dengan status sedang memimpin klasemen dengan koleksi enam poin dan unggul di urutan kedua.

Dimana Posisi Indonesia di Laga Pertandingan Saat Ini?

Untuk posisi Vietnam dan Thailand yang masih aman di posisi mereka dan siap bersaing, bagaimana dengan Indonesia? Menurut beberapa data dan sumber, Indonesia saat ini masih tertahan di peringkat ketiga dan hanya unggul selisih gol dari Brunei. Untuk Brunei sendiri saat ini berada di dasar klasemen pada saat Indonesia berhasil mencetak gol tersebut. Informasi lain didapatkan bahwa Indonesia sebenarnya bisa saja mengakhiri kualifikasi di dasar klasemen jika memang nanti kalah di laga akhir melawan Brunei.

Hingga turun minum, dicatat bahwa setiap tim memiliki kesempatan dua tembakan tepat sasaran hingga menuju babak selanjunya. Pada babak kedua, laga ini kemudian berjalan dengan lebih baik dan terbuka dan tempo yang kemudian sedikit meningkat. Indonesia banyak ditemukan menyerang balik lawannya dengan berani meski dengan hanya mengandalkan serangan balik. Kemudian paa menit ke 15 pertama, Indonesia mampu membuat dua tembakan yang tepat sasaran persi seperti yang diharapkan oleh pelatih mereka.

Dengan adanya dua tembakan ini, diketahui berhasil didapatkan setelah sang kiper Vietnam, Bui Tien Dung, telah melakukan kesalahan saat hendak menendang bola. Kesempatan ini pastinya dimanfaatkan dengan baik oleh tim Indonesia hingga berhasil mendapatkan tendangan yang hebat. Tetapi, sayangnya Bui Tien Dung membayar kembali kesalahan yang sudah dibuatnya dengan cara menepis tembakan Egy Maulana Vikri dan Marinus Wanewar.

Gian Zola Masuk, Egy Maulana Vikri Digeser ke Sayap Kanan

Setiap tim terus mencoba cara terbaik mereka agar bisa memenangkan pertandingan, hingga akhirnya Gian Zola masuk ke dalam tim. Setelah Gian masuk, ternyata ini menjadi berita tidak baik untuk Egy karena akhirnya ia tergeser ke sayap kanan. Pertandingan terus berjalan hingga akhirnya masuk ke menit 80 dan strategi yang sudah diterapkan ternyata tidak membuat Indonesia keluar dari tekanan. Tidak berhenti sampai disitu, akhirnya Indra Sjafri memasukkan Dimas Drajad sehingga bisa bermain dengan dua penyerang.

Apa yang Terjadi Saat Dimas Drajad Bergabung?

Tujuan dimasukkannya Dimas ke dalam tim dengan tujuan agar mereka bisa bermain dengan dua penyerang sekaligus. Terus bermain dan tetap fokus pada strategi yang dijalankan, ternyata Vietnam mengambil kesempatan emas pada menit ke 90. Ketika lafa terlihat akan kembali imbang, Vietnam berhasil mencetak gol dengan sempurna. Inilah yang akhirnya membuat mereka unggul dan Indonesia akhirnya akhirnya khawatir apakah bisa membalas kembali tembakan tersebut. Keadaan ini akhirnya bertahan hingga peluit panjang berbunyi sebagai tanda bahwasanya pertandingan sudah selesai.

Susunan Pemain Indonesia Vs Vietnam

Meski pertandingan ini bernama Piala Asia U-23, namun umur para pemain 1xbet bervariasi dan tidak semuanya di atas umur 23 tahun. Pemain Indonesia pertama berdasarkan nomor, Satria Tama-22, Asnawi Mangkualam Bahar-14, Nurhidayat-4, Bagas Adi-5. Selain itu, ada juga Firza Andika-11, Muhammad Luthfi Kamal-7, Sani Rizki-23, Egy Maulana Vikri-10. Untuk anggota terakhir lainnya ada Witan Sulaeman-8, Osvaldo Haay-20, Marinus Wanewar-3 dan pelatih Timnas U-23 Indonesia adalah Indra Sjafri.

Untuk pemain U-23 Vietnam beserta nomor urutnya ada Bui Tien Dung-1, Do Thanh Thinh-2, Hyunh Tan Sinh-3, Ho Tan Tai-5, Doan Van Hau-5. Untuk pemain dengan nomor urut lain ada Trieu Viet Hung-7, Truong Van Thai Quy-10, Nguyen Hoang Duc-14, Nguyen Thanh Chung-16, Ha Duc Chinh-18. Terakhir ada Nguyen Hai-19 dan pelatih timnas U-23 ialah Park Hang-seo.